Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

manusia > wanita > kehamilan

Kehamilan

Edisi 0.3
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Kehamilan adalah masa dari wanita mengandung janin di dalam tubuhnya karena hasil hubungan seksual dengan pria bermanifestasi klinis amenore, nyeri perut, mual dan muntah.
Sinonim : gestasi, gravida, hamil, ibu hamil, wanita hamil

Gambar Kehamilan

Kehamilan (distributork-link.com)



Penjelasan

Kehamilan adalah masa dari wanita dimulai dari konsepsi, embrio, janin - kelahiran selama 38 minggu (266 hari) - 40 minggu (280 hari) & tidak lebih 43 minggu (300 hari).
Kehamilan karena hasil hubungan seksual dengan pria pada periode haid fase ovulasi dan dihitung dari hari pertama haid terakhir (HPHT).

Jenis

Berdasarkan Kenormalan


Berdasarkan Letak


  • kehamilan intrauterin
  • kehamilan ekstrauterin :
    o kehamilan abdominal

Berdasarkan Usia


Berdasarkan Trimester


  • kehamilan trimester I
  • kehamilan trimester II
  • kehamilan trimester III

Fisiologi

  • kehamilan trimester I : dari konsepsi sampai usia kehamilan 12 minggu
  • kehamilan trimester II : dari usia kehamilan 12 minggu sampai usia kehamilan 28 minggu
  • kehamilan trimester III : dari usia kehamilan 28 minggu sampai usia kehamilan 40 minggu

Hormon Kehamilan


  • estrogen dan progesteron berperan saat kehamilan
  • baik saat hamil maupun tidak, estrogen diproduksi dari lokasi yang sedikit berbeda

Patofisiologi

Penyakit pada Kehamilan


Abortus


abortusGambar Abortus : risiko abortus tertinggi pada kehamilan trimester I. Perkembangan janin mulai dapat dimonitor pada kehamilan trimester II. Tanda awal viabilitas janin ditentukan pada kehamilan trimester III. Viabilitas janin tersebut diperkirakan dapat tetap hidup baik pada awal kelahiran alami maupun kelahiran yang dipaksakan.

Abortus Imminens


abortus imminensGambar Abortus Imminens : [penyebab] kelainan pertumbuhan hasil konsepsi yang menyebabkan kematian atau cacat janin karena endometrium kurang sempurna yang biasanya dialami ibu hamil pada usia tua dengan kondisi abnormal uterus, endokrin dan sindrom ovarium polikistik.

BBLR


BBLRGambar BBLR : [penyebab] kelahiran prematur, IUGR, bayi kembar, komplikasi kehamilan, usia ibu hamil <15 tahun, malnutrisi (asam folat, protein & karbohidrat), menggunakan napza / minum alkohol atau masalah emosi selama kehamilan; [penatalaksanaan] hampir seluruh bayi BBLR memerlukan perawatan di rumah sakit setelah lahir; penanganan dapat dilakukan sesuai dengan usia kehamilan, kondisi kesehatan dan respons bayi terhadap pengobatan atau prosedur tertentu.
prematur : [penyebab] BBLR karena kelahiran prematur akibat janin tidak mengalami pertumbuhan pesat pada kehamilan trimester akhir sehingga bayi lahir cenderung memiliki berat badan rendah dan tubuh kecil; [penyebab] BBLR karena bayi kembar akibat tidak banyak ruang dalam rahim untuk kedua janin.
BBLR karena komplikasi selama kehamilan misalnya ibu hamil mengalami tekanan darah tinggi; [diagnosis] dokter kandungan dapat memperkirakan BBLR sejak masa kehamilan; dokter mengamati perkembangan ukuran & berat badan janin dalam rahim melalui USG kehamilan lalu membandingkannya dengan usia kehamilan saat pemeriksaan kehamilan rutin.

Penyakit Lain


apendisitis akutGambar Apendisitis Akut : [apendiks vermiformis kraniolateral] jika letak apendiks vermiformis bersama usus buntu terdorong ke kraniolateral seperti pada kehamilan lanjut maka keluhan tidak dirasakan di perut bawah bagian kanan tetapi lebih ke abdomen regio lumbal kanan.
epilepsiGambar Epilepsi : [penyebab] kelainan selama perkembangan janin / kehamilan ibu seperti ibu menelan beberapa obat tertentu yang dapat merusak otak janin, mengalami infeksi, minum alkohol, mengalami cedera atau kelainan saat kelahiran seperti hipoksia otak janin, kerusakan karena tindakan.
HIVGambar HIV : [epidemiologi] sebanyak 3,05% ibu positif terinfeksi HIV dari ibu hamil yang melakukan konseling dan tes HIV; [diagnosis] pemeriksaan darah lengkap, urin rutin & mikroskopik, pemeriksaan feses lengkap, kimia darah (kreatinin serum, ureum darah, glukosa darah, SGOT/SGPT, bilirubin serum, lipid serum & amilase serum), serologi virus hepatitis & virus hepatitis B, pemeriksaan sputum BTA, foto toraks & pemeriksaan kehamilan untuk mengetahui infeksi oportunistik & komorbiditas.

Diagnosis

  • Pemeriksaan tanda vital tekanan darah biasanya dilakukan pada pemeriksaan kehamilan.

Tanda Kehamilan


Tanda kehamilan :
Tanda ibu hamil jelang melahirkan :
  • perut mulas secara teratur, sering dan lama
  • keluar lendir bercampur darah dari jalan lahir
  • keluar air ketuban dari jalan lahir
Tanda bahaya ibu hamil :

Pemeriksaan Laboratorium


Pemeriksaan Penunjang


Penyakit Pada Kehamilan


  • anemia : kadar hemoglobin turun yaitu < 13 gr/dl pada laki-laki, < 12 gr/dl pada wanita, < 11 gr/dl pada wanita hamil.
  • apendisitis akut : keluhan utama apendisitis akut pada kehamilan adalah nyeri perut, mual & muntah sedangkan kehamilan trimester pertama mual & muntah.

Penatalaksanaan

Perlakuan


  • konsultasikan dengan petugas kesehatan
  • ukur tinggi badan dan lingkar lengan atas saat pertama kali melakukan pemeriksaan kesehatan
  • timbang berat badan setiap kali melakukan pemeriksaan kesehatan dimana berat badan akan naik sesuai usia kehamilan
  • observasi tekanan darah dan besarnya kandungan setiap kali melakukan pemeriksaan kesehatan dimana kandungan akan membesar sesuai usia kehamilan
  • konsumsi tablet zat besi setiap hari selama 90 hari dimana tablet tersebut tidak berbahaya bagi janin
  • imunisasi TT
  • ikutkan di kelas ibu hamil

Makanan


  • makan dengan pola gizi seimbang yang jumlahnya lebih banyak daripada sebelum hamil
  • tidak ada pembatasan diet selama kehamilan
  • bila mual, muntah dan anoreksia maka pilih makanan yang tidak berlemak dan tampak segar seperti roti, ubi jalar, ubi kayu, biskuit dan buah
  • jangan minum jamu, minuman keras atau merokok karena dapat membahayakan kandungan

Obat Aman


Obat Kategori C


  • ambroxol : tidak dianjurkan pada trimester I.
  • antihemoroid
  • domperidon : hati-hati pada wanita hamil (obat kategori C) dan menyusui (obat dapat terserap ke dalam ASI), bayi 1 tahun atau kurang.

Obat Lain


Kontraindikasi


Penyakit Dalam Kehamilan


abortus imminensGambar Abortus Imminens : progesteron efektif untuk mempertahankan kehamilan, dapat menurunkan kontraksi uterus lebih cepat daripada tirah baring, tidak memicu timbulnya hipertensi dalam kehamilan atau perdarahan antepartum yang merupakan efek yang dapat membahayakan ibu, tidak menimbulkan kelainan kongenital.

Komplikasi

Pencegahan

  • kehamilan berikutnya dapat ditunda dengan pemberian ASI dini
  • anemia : skrining pada ibu hamil, bayi dan anak usia sekolah.
  • asma bronkial : hindari pajanan asap rokok dan polutan lain selama kehamilan dan masa perkembangan bayi atau anak.

Diagnosis Banding

Penyakit

Referensi

  1. Dr. Med. Ahmad Ramali, K. St. Pamoentjak dan dr. Hendra T. Laksman. 1994. Kamus Kedokteran : Arti dan Keterangan Istilah. Cet. 19. Jakarta : Djambatan. Hal. 1-55.
  2. Kamus Besar Bahasa Indonesia Offline Versi 1.5
  3. dr. Tjin Willy. 2018. Vertigo. alodokter.com. Akses 11 November 2019.

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

Update 4/06/22