Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Kelahiran

Edisi 0.2
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Kelahiran adalah akhir kehamilan dimana janin keluar dari tubuh ibu untuk menjadi seorang bayi.

Sinonim : anak lahir, bayi lahir, lahir, partus, persalinan

Gambar Kelahiran

Kelahiran (lusa.afkar.id)



Penjelasan

Kelahiran adalah janin keluar dari tubuh ibu dan harus ditolong oleh tenaga kesehatan sebagai indikator perilaku hidup bersih dan sehat (phbs) di rumah tangga.

Tahapan

Kala Persalinan


Ada 3 Tahapan kelahiran :
  • tahap pertama (pembukaan)
  • tahap kedua (mengedan)
  • tahap ketiga (plasenta)

Fisiologi

  • estrogen : berpengaruh pada proses menjelang kelahiran.

Patofisiologi

Tanda Bahaya


  • bayi tidak lahir dalam 12 jam sejak terasa mulas
  • perdarahan lewat jalan lahir sebelum melahirkan
  • tali pusat, tangan atau kaki janin keluar lebih dulu dari jalan lahir
  • ibu tidak kuat mengejan
  • ibu kejang
  • air ketuban keruh dan berbau
  • air ketuban keluar dari jalan lahir sebelum terasa mulas
  • ari-ari tidak keluar setelah bayi lahir
  • ibu gelisah atau merasakan sakit yang hebat
  • keluar darah banyak setelah bayi lahir : dapat dikurangi dengan pemberian ASI dini

BBLR


  • BBLR : [penyebab] kelahiran prematur, IUGR, bayi kembar, komplikasi kehamilan, usia ibu hamil <15 tahun, malnutrisi (asam folat, protein & karbohidrat), menggunakan napza / minum alkohol atau masalah emosi selama kehamilan.
  • [penyebab] BBLR karena kelahiran prematur akibat janin tidak mengalami pertumbuhan pesat pada kehamilan trimester akhir sehingga bayi lahir cenderung memiliki berat badan rendah dan tubuh kecil.
Gambar BBLR [penatalaksanaan] bayi BBLR yang mengalami kelahiran tanpa komplikasi dapat mengejar ketertinggalan pertumbuhan seiring waktu namun kebanyakan berisiko mengalami berat badan berlebih (obesitas), dapat menderita diabetes, tekanan darah tinggi & penyakit jantung pada saat dewasa dan mengalami keterlambatan perkembangan mental.
  • [penatalaksanaan] hampir seluruh bayi BBLR memerlukan perawatan di rumah sakit setelah lahir; penanganan dapat dilakukan sesuai dengan usia kehamilan, kondisi kesehatan dan respons bayi terhadap pengobatan atau prosedur tertentu.

Penyakit Lain


  • virus Zika : penularan virus Zika dapat melalui persalinan.

Farmakologi

Penatalaksanaan

Kala 1 Persalinan (Pembukaan)


  • Tahap paling lama dari kelahiran yang dimulai dari kontraksi rahim sampai pembukaan saluran rahim secara penuh oleh kepala janin.
  • Tahap pertama ini bisa bertahan selama lebih dari 18 jam pada kelahiran pertama dan 2-3 jam pada kelahiran kedua dan selanjutnya.
  • Kontraksi rahim yang lemah dan teratur dimulai dari bagian atas rahim lalu menuju bagian bawah rahim dan vagina.
  • Awalnya terasa nyeri punggung kemudian menjalar menjadi seperti kram perut bawah. Kontraksi rahim akan semakin sering dan kuat untuk mendorong kepala janin ke arah mulut rahim.
  • Durasi kontraksi 30 sampai 60 menit dan durasi antar kontraksi 10 sampai 20 menit. Rasa nyeri akan menghilang setiap kali rahim tidak mengalami kontraksi.
  • Pembukaan saluran rahim diawali oleh mulut rahim yang semakin lunak, menipis dan melebar sehingga memudahkan janin keluar dari rahim.
  • Biasanya ada sedikit cairan dan darah yang ikut keluar selama proses persalinan sebelum pecahnya air ketuban.

Kala 2 Persalinan (Mengedan)


  • Tahap persalinan yang dimulai dari pembukaan saluran rahim secara penuh sampai kelahiran janin.
  • Kala dua ini biasanya berlangsung selama kurang dari 1 jam pada persalinan pertama dan hanya 20 menit pada persalinan kedua. Terasa ingin mengedan dengan sensasi seperti orang yang buang air besar.
  • Dorongan mengedan akan semakin sering dan kuat sehingga janin keluar melalui mulut rahim. Kepala bayi lebih dahulu keluar untuk membuka jalan dan bernapas.

Kala 3 Persalinan (Plasenta)


  • Tahap persalinan dimana plasenta (ari-ari) terlepas dari dinding rahim. Kala tiga ini biasanya terjadi selama 15 sampai 20 menit setelah kelahiran janin.
  • Kontraksi rahim yang kuat akan terus berlanjut setelah kelahiran janin dan akan menekan pembuluh darah, mengurangi perdarahan dan menyebabkan pelepasan plasenta (ari-ari) dari dinding rahim.

Komplikasi

Prognosis

  • BBLR : bayi BBLR tanpa komplikasi dapat mengejar ketertinggalan pertumbuhannya seiring waktu.

Penyakit

Obat

Referensi

  1. Pusat Promosi Kesehatan Departemen Kesehatan RI. 2009. Informasi Dasar Imunisasi Rutin Serta Kesehatan Ibu dan Anak Bagi Kader, Petugas Lapangan dan Organisasi Kemasyarakatan. Hal. 1-55.
  2. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara. 10 Indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Rumah Tangga. Pemberdayaan Masyarakat dan Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara. 2015.

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z


Update 28/07/21