Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

manusia > penyakit > diagnosis > pemeriksaan fisik > pemeriksaan biometrik dasar > nyeri

Nyeri

Edisi 0.6
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Nyeri adalah sensasi, respon atau gejala penyakit berupa rasa sakit yang tidak menyenangkan dan telah melewati ambang batas nyeri baik secara fisik maupun emosi karena adanya rangsangan dari jaringan rusak atau berpotensi cedera di berbagai lokasi & jaringan tubuh.

Sinonim : painfull, sakit

Gambar Nyeri

Nyeri (suara.com)



Penjelasan

Nyeri adalah sensasi bersifat subyektif dan individual manusia Gambar Manusia tergantung pengalaman masing-masing orang termasuk bayi namun penting sebagai tanda vital. Sensitivitas nyeri dipengaruhi oleh faktor genetik, jenis kelamin, keadaan medis, faktor sosial, faktor psikologis, pengalaman masa lalu dan faktor subjektif masing-masing individu.
Nyeri adalah respon yang normal dan bisa dialami siapa saja. Rasa sakit atau nyeri melibatkan interaksi yang rumit antara saraf sensorik, saraf tulang belakang dan otak.
Nyeri adalah gejala penyakit dan bukan diagnosis penyakit melainkan sebagai pertanda atau alarm akan adanya gangguan dalam tubuh yang berpotensi bisa berbahaya.
Nyeri berupa rasa sakit yang tidak menyenangkan terasa seperti terkena benda tajam (nyeri tajam) maupun benda tumpul (nyeri tumpul) selama kurang dari 2 minggu (nyeri akut), antara 2 minggu sampai 3 bulan (nyeri subakut) atau lebih dari 3 bulan (nyeri kronik).
Nyeri berupa rasa sakit secara fisik karena kerusakan jaringan (nyeri nosiseptif) termasuk jaringan saraf (nyeri neuropatik).
Nyeri berupa rasa sakit secara emosi karena kondisi psikologis (nyeri psikogenik).
Nyeri karena adanya rangsangan dari jaringan rusak atau berpotensi cedera (luka)Gambar Luka misalnya cedera saat olahraga, sengatan lebah, patah tulang, efek samping obat atau karena suatu penyakit. Mekanismenya melalui impuls saraf menuju lobus parietal otak besar yang bertugas untuk mengendalikan nyeri.
Nyeri di berbagai lokasi dan jaringanGambar Jaringan seperti dada (chest pain), gigi, kepala (cephalgia), mata (ophthalmagia), otot (mialgia), perut (abdominal pain), pinggang, punggung bawah (low back pain), saraf (neuralgia), sendi (artralgia), telinga (otalgia), testis, tungkai dan vagina (vulvodynia).

Epidemiologi

  • bersifat individual yang dipengaruhi oleh genetik, kultur, jenis kelamin dan umur
  • nyeri merupakan salah satu keluhan utama terbanyak pasien yang datang berobat ke dokter

Penyebab Nyeri

Nyeri yang menyebar dari kaki ke tulang ekor karena :

Nyeri Pada Penyakit


Sangat Nyeri Pada Penyakit


Tanpa Nyeri Pada Penyakit


Nyeri Karena Obat


Nyeri Karena Tindakan


Jenis Nyeri

Berdasarkan Lokasi


  • nyeri dada (sakit dada, chest pain) :
    o nyeri dada sebelah kiri
    o nyeri dada sebelah kanan
  • nyeri gigi
  • nyeri haid
  • nyeri jalan lahir
  • nyeri kepala
  • nyeri mata
  • nyeri otot
  • nyeri perut :
    o nyeri epigastrium
    o nyeri perut bagian bawah
    o nyeri perut sebelah kiri
    o nyeri perut sebelah kanan
  • nyeri pinggang
  • nyeri punggung :
    o nyeri punggung bawah
  • nyeri saraf :
    o nyeri neuritis
    o nyeri trigeminal neuralgia
  • nyeri sendi
  • nyeri telinga
  • nyeri testis
  • nyeri tulang
  • nyeri tungkai
  • nyeri vagina

Berdasarkan Waktu


Berdasarkan Sifat


Berdasarkan Proses


Pembagian Lain


  • kolik
  • nyeri alih
  • nyeri hebat
  • sakit berat

Patofisiologi

otak besarGambar Otak Besar : rasa sakit atau nyeri melibatkan saraf sensorik, saraf tulang belakang dan otak besar; reseptor nyeri dirangsang stimulus mekanis (jaringan rusak atau berpotensi cedera), suhu & zat kimia; rangsangan nyeri dibawa sebagai impuls saraf melalui serabut saraf menuju lobus parietal otak besar yang mengendalikan sensasi (seperti sentuhan, tekanan, nyeri & suhu) dan orientasi spasial (pemahaman tentang ukuran, bentuk & arah).
  • seperti sistem alarm terhadap potensi kerusakan dimana tidak adanya sistem ini akan menimbulkan kerusakan tubuh yang lebih luas
  • nyeri alih : nyeri yang menjalar dari kaki ke tulang ekor memiliki faktor risiko seperti tumor
apendisitis akutGambar Apendisitis Akut : nyeri pada anak & bayi sukar dilukiskan sehingga diagnosis agak sulit, telat penatalaksanaan & mudah terjadi komplikasi; pembentukan abses membutuhkan waktu 3-4 hari dengan rasa nyeri selama itu; nyeri tekan di perut bawah bagian kanan (McBurney sign), bisa disertai nyeri lepas (blumberg sign) dan juga nyeri jika perut bawah bagian kiri ditekan pada palpasi (rovsing sign) atau saat menahan tungkai kanan (psoas sign); nyeri terletak tinggi di perutGambar Perut jika letak apendiks vermiformis dibelakang ileum terminal; nyeri pada hipogastrium atau vagina saat dilakukan fleksi dan rotasi internal (endorotasi) pada sendi panggul (obturator sign); nyeri testis kanan bawah saat penderita batuk (dunphy sign); alvarado score dari nyeri beralih bernilai 1, nyeri perut bawah bagian kanan 2 dan nyeri lepas 1; nyeri terbatas sewaktu dilakukan colok dubur pada apendisitis pelvika.
lukaGambar Luka : rasa nyeri pada luka karena kerusakan pada ujung-ujung saraf sensoris; intensitas atau derajat rasa nyeri berbeda-beda tergantung pada berat atau luasnya kerusakan ujung-ujung saraf, etiologi luka dan lokasi luka; rasa nyeri akan mengganggu fungsi anggota badan dan dapat menyebabkan shock.

Diagnosis

  • nyeri dapat diukur dengan menggunakan skala FACES; dimulai dari nilai 0 hingga 5; nilai 0 tidak dirasakan nyeri pada pasien dapat dilihat dari ekspresi wajah pasien; nilai 5 nyeri terburuk yang pernah dirasakan pasien.
  • gcs : mata terbuka karena nyeri (E2), menjauhkan sumber nyeri (M5), menjauhi sumber nyeri (M4).
  • sopor : rangsangan nyeri (rangsangan kuat) dapat membangunkan seseorang yang mengalami sopor meskipun tidak bangun secara sempurna.

Penatalaksanaan

Penanganan Nyeri


  • farmakologi : pengobatan nyeri berdasarkan jenis nyeri dan penyebab nyeri.
  • modalitas fisik

Farmakologi


Modalitas Fisik


  • mekanika
  • elektrik
  • radiasi
  • biofeedback
  • terapi latihan

Prognosis

  • menguatkan prognosis dimana makin berat nyeri berarti makin besar kerusakan jaringan

Obat

Istilah

Referensi

  1. Dr. Med. Ahmad Ramali, K. St. Pamoentjak dan dr. Hendra T. Laksman. 1994. Kamus Kedokteran : Arti dan Keterangan Istilah. Cet. 19. Jakarta : Djambatan. Hal. 202
  2. Kamus Besar Bahasa Indonesia Offline Versi 1.5
  3. dr. Marina A. Moeliono, Sp.RM. 2008. Modalitas Fisik dalam Penatalaksanaan Nyeri. Bandung.
  4. Wikipedia. 2019. Pemeriksaan Fisik. wikipedia.org. Akses 29 Maret 2021.
  5. dr. Kevin Adrian. 2017. Ketahui Jenis-Jenis Nyeri dan Obatnya. alodokter.com. Akses 14 Juli 2021.
  6. dr. Sepriani Timurtini Limbong. 2017. Jenis-Jenis Nyeri. klikdokter.com. Akses 14 Juli 2021.

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z


Update 11/08/21