Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Angina Pektoris

Edisi 0.2
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Angina pektoris adalah penyakit jantung berupa rasa nyeri atau rasa tidak enak di daerah jantung atau substernal (chest discomfort) yang timbul karena iskemia miokard.

Sinonim : angina pectoris | Kompetensi : 3A | Laporan Penyakit : 0085 | ICD X : I.20.9

Gambar Angina Pektoris

Angina Pektoris (alodokter.com)



Penjelasan

  1. rasa nyeri atau tidak enak dipicu oleh kegiatan jasmani atau stres namun reda saat istirahat atau setelah makan nitrat sublingual
  2. rasa nyeri dapat menjalar ke daerah leher, lengan kiri, maksila, dagu atau punggung tetapi jarang ke lengan kanan
  3. nyeri ini berlangsung lebih singkat dan kurang nyeri dibandingkan nyeri pada infark miokard akut
  4. glimepiride

Penyebab

Jenis

Patofisiologi

  • Penyebab angina pektoris adalah iskemia miokard sehingga suplai oksigen tidak mampu mencukupi kebutuhan (demand) oksigen dari miokardium jantung.
  • Suplai oksigen tidak mencukupi karena aliran darah yang mengalir melalui arteri koroner menuju miokardium jantung berkurang, misalnya pada penyakit koroner (spasme, trombus koroner).
  • Kebutuhan (demand) oksigen dari miokardium jantung meningkat misalnya karena kerja fisik, emosi, tirotoksikosis, hipertensi, hipertrofi atau dilatasi ventrikel kiri berat.

Diagnosis

Keluhan Pokok


  • nyeri prekardial selama 15-20 menit
  • sesak napas
  • capek
  • keringat dingin

Tanda Penting


Pemeriksaan Laboratorium


  • CPK / CKMB
  • LDH
  • SGOT masih normal (berbeda dengan infark miokard)

Pemeriksaan Khusus


Pemeriksaan EKG

Penatalaksanaan

Terapi Umum


Menghindari atau mengatasi faktor risiko : diet, rokok, hipertensi, diabetes melitus, dll.
  • Istirahat
  • Diet
  • Medikamentosa

Medikamentosa


Saat serangan
  • nitrogliserin sublingual 0,3-0,6 mg
Pencegahan serangan
  • isosorbid mono/dinitrat
  • salep nitrogliserin
  • penghambat beta adrenergik
  • antagonis kalsium : anjuran diltiazem, verapamil, nifedipin atau amlodipine

Komplikasi

Penyakit

Referensi

  1. Prof. DR. Dr. A. Halim Mubin, SpPD, MSc, KPTI. 2008. Panduan Praktis Ilmu Penyakit Dalam : Diagnosis dan Terapi. Edisi 2. Jakarta : EGC. Hal. 136-137.
  2. Departemen Kesehatan RI. 2007. Pedoman Pengobatan Dasar Di Puskesmas. Hal. 16-18.

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z


Update 31/05/21