Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

manusia > tubuh > sistem organ > sistem muskuloskeletal > tulang > tulang rawan > sendi > artritis > artritis pirai

Artritis Pirai

Edisi 0.3
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Artritis pirai adalah artritis karena deposisi kristal monosodium urat pada persendian dan jaringan lunak.
Sinonim : gout, gout artritis, penyakit gout | Kompetensi : 3A | Laporan Penyakit : 0090 | ICD X : M.05

Gambar Artritis Pirai

Artritis Pirai (kedokteranebook.blogspot.com)



Penjelasan

?

Diagnosis

Keluhan Pokok


  • nyeri akut nokturnal terutama pada artikulasio metatarsofalangeal pertama
  • serangan pertama umumnya mengenai 1 sendi, sangat akut dan sakit (curial pain)
  • ada periode asimptomatis antara serangan akut
  • berespons baik terhadap kolkisin atau NSAID

Tanda Penting


  • bengkak pada sendi metatarsofalangeal (tidak selalu)
  • bila berlangsung kronis (lebih 3 tahun) terjadi tofi (benjolan sekitar sendi)

Pemeriksaan Laboratorium


  • hiperurisemia : hiperurisemia naik lebih 7,5 mg% namun ada pula artritis pirai dengan asam urat normal.

Pemeriksaan Khusus


  • radiologi (foto sendi) : ada daerah radiolusen
Diagnosis artritis pirai menurut kriteria American Rheumatism Association (ARA) :
  • terdapat kristal monosodium urat dalam cairan sendi, atau
  • terdapat kristal monosodium urat dalam tofi, atau
  • didapatkan 6 dari 12 kriteria seperti dibawah
6 dari 12 kriteria :
  • inflamasi maksimum pada hari pertama
  • serangan artritis akut lebih dari 1 kali
  • artritis monoartikular
  • sendi yang terkena berwarna kemerahan
  • pembengkakan dan sakit pada sendi metatarsofalangeal I (MTPI)
  • serangan pada sendi metatarsofalangeal unilateral
  • serangan pada sendi tarsal unilateral
  • adanya topus
  • hiperurisemia
  • pada gambaran radiologis, tampak pembengkakan sendi asimetris
  • pada gambaran radiologis, tampak kista subkortikal tanpa erosi
  • kultur bakteri cairan sendi negatif

Penatalaksanaan

Bedakan antara terapi gout akut dengan hiperurisemia. Gout akut lebih dahulu diobati kemudian hiperurisemia.

Terapi Umum


  • istirahat
  • diet
  • medikamentosa
Hiperurisemia asimptomatis tidak perlu diterapi.

Obat Pertama


  • kolkisin : 0,6 mg/jam sampai ada perbaikan atau gangguan gastrointestinal dan hentikan sampai dosis ke-10 bila masih gagal.
  • NSAID/OAINS (obat anti inflamasi non steroid) : ibuprofen, piroksikam.
  • probenesid (urokosurik; jarang dipakai). Dosis awal 0,5 mg per hari lalu ditingkatkan sampai 1-3 mg/hari dalam dosis terbagi 2-3 kali/hari.
  • allopurinol : 1 x 300 mg/hari; disesuaikan dengan kadar asam urat dan nyeri atau kelainan; kontraindikasi pada serangan akut gout.
  • glukokortikoid intra artikuler

Obat Alternatif


  • ACTH dosis tunggal, IM 40-60 unit
  • deksametason : gout artritis akut

Kontraindikasi


Komplikasi

Prognosis

  • dengan terapi serangan akut berlangsung beberapa hari sampai beberapa minggu, semakin muda mulai serangan semakin cenderung progresif
  • artropati jarang terjadi bila onset serangan diatas 50 tahun
  • bergantung pada penyakit penyertanya

Obat

Referensi

  1. Prof. DR. Dr. A. Halim Mubin, SpPD, MSc, KPTI. 2008. Panduan Praktis Ilmu Penyakit Dalam : Diagnosis dan Terapi. Edisi 2. Jakarta : EGC. Hal.
  2. Departemen Kesehatan RI. 2007. Pedoman Pengobatan Dasar Di Puskesmas. Hal.
  3. Dr. Med. Ahmad Ramali, K. St. Pamoentjak dan dr. Hendra T. Laksman. 1994. Kamus Kedokteran : Arti dan Keterangan Istilah. Cet. 19. Jakarta : Djambatan. Hal.

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

Update 2/12/21