Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Kanker Leher Rahim

Edisi 0.1
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Kanker leher rahim adalah kanker pada leher rahim (serviks uterus) karena infeksi HPV (human papilloma virus).

Sinonim : kanker serviks uterus

Gambar Kanker Leher Rahim

Kanker Leher Rahim



Penjelasan

Lesi kanker leher rahim stadium awal merupakan proses displasia disebut cervical intraepithelial neoplasia (CIN) atau neoplasia intraepitel serviks (NIS).

Embriologi

  • biasanya menyerang wanita berusia 35-55 tahun

Penyebab

Penyebab pasti belum diketahui. Faktor risiko :
  • human papilloma virus sebagai penyebab kondiloma akuminata
  • kelajutan dari neoplasia intraepitel serviks (NIS)
  • merokok
  • melakukan hubungan seksual pertama kali pada usia dini
  • berganti-ganti pasangan hubungan seksual
  • suaminya pertama kali melakukan hubungan seksual pada usia dibawah 18 tahun, berganti-ganti pasangan atau pernah menikah dengan wanita yang menderita kanker serviks
  • pemakaian DES (dietilstilbestrol) pada wanita hamil untuk mencegah keguguran
  • gangguan sistem kekebalan
  • pemakaian obat pil kontrasepsi/KB
  • infeksi menular seksual : herpes genitalis atau infeksi klamidia yang menahun
  • tidak melakukan deteksi dini kanker serviks (IVA/pap smear) secara rutin

Jenis

Cervical Intraepithelial Neoplasia (CIN) atau Neoplasia Intraepitel Serviks (NIS) terdiri atas :
  • CIN I (displasia ringan)
  • CIN II (displasia sedang)
  • CIN III (displasia berat)
Perkembangan kanker leher rahim :
  • CIN I
  • CIN II
  • CIN III
  • Carcinoma Insitu (CIS)
  • Carcinoma invasif

Diagnosis

Biasanya gejala baru muncul ketika sel serviks yang tidak normal berubah menjadi keganasan dan menyusup ke jaringan sekitarnya.

Anamnesis


Gejala awal :
Gejala lanjut :

Pemeriksaan Laboratorium


Penatalaksanaan

  • pengobatan pada lesi prekanker (stadium dini)
  • pengobatan untuk kanker serviks
Pengobatan kanker serviks tergantung kepada lokasi & ukuran tumor, stadium penyakit, usia, keadaan umum penderita dan rencana penderita hamil lagi.

Penatalaksanaan Kanker Serviks


  • pembedahan (operasi)
  • radioterapi
  • kemoterapi (terapi obat kanker)
  • terapi biologis

Pembedahan


  • seluruh kanker biasanya dapat diangkat dengan pisau bedah jika kanker masih terbatas pada lapisan serviks paling luar
  • dianjurkan untuk menjalani pengangkatan rahim (histerektomi) bila tidak memiliki rencana untuk hamil lagi
  • dilakukan histerektomi dan pengangkatan jaringan di sekitarnya serta kelenjar getah bening pada kanker invasif

Radioterapi


  • menggunakan sinar berenergi tinggi untuk merusak sel-sel
  • efektif untuk mengobati kanker invasif yang masih terbatas pada daerah panggul

Kemoterapi


  • dianjurkan pada kanker yang telah menyebar keluar panggul
  • menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker
  • selain membunuh sel-sel kanker juga menyebabkan kerusakan pada sel-sel yang sehat sehingga sering menimbulkan efek samping yang tidak menyenangkan
  • efek samping dari pengobatan kanker sangat tergantung kepada jenis dan luasnya pengobatan
  • reaksi dari setiap penderita berbeda-beda

Terapi Biologis


Terapi biologis adalah penggunaan zat-zat untuk memperbaiki sistem kekebalan tubuh dalam melawan penyakit.

Pencegahan

  • mencegah infeksi HPV
  • melakukan pemeriksaan pap smear secara teratur
  • tidak melakukan hubungan seksual sebelum usia 18 tahun
  • tidak melakukan hubungan seksual dengan penderita penyakit kelamin atau dengan menggunakan kondom untuk mencegah penularan penyakit kelamin
  • tidak berganti-ganti pasangan seksual
  • berhenti merokok

Referensi

  1. BPJS Kesehatan. Kanker Leher Rahim. Jakarta. www.bpjs-kesehatan.go.id

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z


Update 23/05/21