Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Kanker Payudara

Edisi 0.4
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Kanker payudara adalah kanker yang tumbuh didalam jaringan payudara karena berbagai sebab berupa tumor ganas, peau d'orange dan ulkus.
Sinonim : keganasan payudara, tumor ganas payudara

Gambar Kanker Payudara

Kanker Payudara (sejagatnusa2.wordpress.com)



Penjelasan

Kanker payudara didalam jaringan payudara bisa mulai tumbuh dari kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak, maupun jaringan ikat payudara.
Kanker payudara dapat menyebar ke jaringan sekitarnya atau organ lainnya dalam tubuh.

Epidemiologi

  • sekitar 100 ribu kasus baru setiap tahun di Indonesia
  • sekitar 60% kanker payudara terjadi pada usia diatas 60 tahun dan risiko terbesar pada usia diatas 75 tahun.
  • riwayat keluarga yang menderita kanker payudara. Berpengaruh sekitar 15%. Memiliki risiko 3 kali lebih besar bila memiliki ibu, saudara perempuan atau anaknya menderita kanker payudara.
  • penyebab kematian paling tinggi terhadap perempuan Indonesia selain kanker mulut rahim

Penyebab

Faktor Risiko


  • usia
  • pernah menderita kanker payudara
  • riwayat keluarga menderita kanker payudara
  • faktor genetik
  • faktor hormonal
  • pernah menderita penyakit payudara non-kanker
  • menarke sebelum usia 12 tahun
  • menopause setelah usia 55 tahun
  • kehamilan pertama setelah usia 30 tahun
  • belum pernah hamil
  • pemakaian pil KB
  • terapi hormon estrogen
  • obesitas pasca menopause
  • pemakaian alkohol lebih dari 1-2 gelas per hari
  • bahan kimia yang mirip estrogen
  • konsumsi DES (dietilstilbestrol)
  • penyinaran
  • tidak memberikan ASI
  • kanker rahim
  • kanker ovarium
  • kanker usus besar

Jenis

  • kanker payudara invasif / infiltrating :
    o Invasive Ductal Carcinoma (IDC)
    o invasive lobular carcinoma
    o medullary carcinoma
    o colloid carcinoma
    o tubullar carcinoma
  • kanker payudara non invasif (Paget's disease) :
    o ductal carcinoma in situ
    o Lobular Carcinoma in Situ (LCIS)

Patofisiologi

  • pernah menderita penyakit payudara non-kanker : menyebabkan bertambahnya jumlah saluran air susu dan terjadinya kelainan struktur jaringan payudara.
  • pemakaian pil KB : tergantung usia dan lama pemakaian.
  • terapi hormon estrogen : jika lama terapi lebih 5 tahun.
  • obesitas pasca menopause : mungkin karena tingginya kadar hormon estrogen pada wanita gemuk.
  • bahan kimia yang mirip estrogen (terdapat dalam pestisida dan produk industri lainnya).
  • konsumsi DES (dietilstilbestrol) untuk pencegahan keguguran dapat menyebabkan kanker payudara.
  • penyinaran : terutama penyinaran pada dada dan pada masa kanak-kanak.

Diagnosis

Gejala awal berupa sebuah benjolan (tumor)Gambar Tumor yang biasanya dirasakan berbeda dari jaringan payudara di sekitarnya, tidak menimbulkan nyeri dan biasanya memiliki pinggiran yang tidak teratur. Pada stadium awal, jika didorong oleh jari tangan, benjolan bisa digerakkan dengan mudah dibawah kulit.
Pada stadium lanjut, benjolan biasanya melekat pada dinding dadaGambar Dada atau kulit disekitarnya. Pada kanker stadium lanjut bisa terbentuk benjolan yang membengkak atau borok di kulit payudara. Kadang kulit diatas benjolan mengkerut dan tampak seperti kulit jeruk (peau d'orange).
Gejala lainnya yang mungkin ditemukan :
  • benjolan atau massa di ketiak
  • perubahan ukuran atau bentuk payudara
  • keluar cairan abnormal dari puting susu (biasanya berdarah atau berwarna kuning sampai hijau, mungkin juga bernanah)
  • perubahan pada warna atau tekstur kulit payudara, puting susu maupun areola.
  • payudara tampak kemerahan
  • kulit di sekitar puting susu bersisik
  • puting susu tertarik ke dalam (retraksi puting susu) atau terasa gatal.
  • nyeri payudara atau pembengkakan salah satu payudara
Tanda-tanda kanker payudara terutama jenis Invasive Ductal Carcinoma (IDC) yaitu :
Kanker stadium dini jarang menimbulkan gejala, karena itu sangat penting untuk melakukan penyaringan. Beberapa cara yang digunakan untuk penyaringan kanker payudara :
  • SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri)
  • mammografi
    Dianjurkan setiap wanita berusia diatas 40 tahun untuk melakukan mammogram secara rutin setiap 1-2 tahun dan usia diatas 50 tahun sekali setahun
  • USG payudara
    Menggunakan USG untuk membedakan antara kista dan benjolan padat.
  • termografi
    Menggunakan suhu untuk menemukan kelainan pada payudara.
SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) :
  • mulai sejak usia 20 tahun
  • jika dilakukan rutin maka dapat menemukan benjolan pada stadium dini
  • sebaiknya dilakukan pada waktu yang sama setiap bulan
  • waktu yang terbaik buat wanita menstruasi adalah 7-10 hari sesudah hari 1 menstruasi
  • bisa dilakukan kapan saja pada wanita pasca menopause tetapi rutin dilakukan setiap bulan (misalnya setiap awal bulan)
Cara melakukan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) :
  • berdiri di depan cermin, perhatikan payudara
    o ukuran payudara normal sedikit berbeda antara payudara kiri dan payudara kanan
    o perhatikan perubahan perbedaan ukuran antara payudara kiri dan payudara kanan serta perubahan pada puting susu (misalnya tertarik ke dalam) atau keluarnya cairan dari puting susu
    o perhatikan apakah kulit pada puting susu berkerut
  • masih berdiri di depan cermin, kedua telapak tangan diletakkan di belakang kepala dan kedua tangan ditarik ke belakang
    o sehingga akan lebih mudah untuk menemukan perubahan kecil akibat kanker
    o perhatikan perubahan bentuk dan kontur payudara, terutama pada payudara bagian bawah
  • kedua tangan diletakkan di pinggang dan badan agak condong ke arah cermin, tekan bahu dan sikut ke arah depan
    o perhatikan perubahan ukuran dan kontur payudara
    o angkat lengan kiri dengan menggunakan 3 atau 4 jari tangan kanan, telusuri payudara kiri
    o gerakkan jari-jari tangan secara memutar (membentuk lingkaran kecil) di sekeliling payudara, mulai dari tepi luar payudara lalu bergerak ke arah dalam sampai ke puting susu
    o tekan secara perlahan, rasakan setiap benjolan dibawah kulit
    o lakukan hal yang sama terhadap payudara kanan dengan cara mengangkat lengan kanan dan memeriksanya dengan tangan kiri
  • perhatikan juga daerah antara kedua payudara dan ketiak
    o tekan puting susu secara perlahan dan perhatikan apakah keluar cairan dari puting susu
    o lakukan hal ini secara bergantian pada payudara kiri dan kanan
  • berbaring terlentang dengan bantal yang diletakkan dibawah bahu kiri dan lengan kiri ditarik ke atas
    o telusuri payudara kiri dengan menggunakan jari-jari tangan kanan
    o sehingga payudara akan mendatar dan memudahkan pemeriksaan
    o lakukan hal yang sama terhadap payudara kanan dengan meletakkan bantal dibawah bahu kanan dan mengangkat lengan kanan dan penelusuran payudara dilakukan oleh jari-jari tangan kiri

Penatalaksanaan

  • domperidon : hati-hati bila memiliki riwayat kanker payudara.

Pencegahan

  • melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) secara rutin
  • mencari tahu riwayat keluarga jika ada bakat maka lakukan gaya hidup sehat dan pengecekan payudara rutin
  • memperbanyak makan sayur hijau seperti brokoli dan kale
  • menjaga berat badan ideal
  • rutin olahraga selama 45-60 menit 5 kali dalam seminggu
  • membatasi konsumsi alkohol dengan minum 2 gelas per hari bisa meningkatkan risiko kanker payudara 21%

Referensi

  1. BPJS Kesehatan. Kanker Payudara. Jakarta. www.bpjs-kesehatan.go.id
  2. Anonim. Ubah Gaya Hidup Agar Terhindar Kanker Payudara. Info BPJS Kesehatan. Edisi 8 Tahun 2014. Hal. 10.
  3. Anonim. Apa Itu Kanker Payudara : Gejala, Penyebab, Diagnosis dan Cara Mengobati. web.docdoc.com
  4. dr. Nicko Rahmanio, Sp.B. Waspada Keganasan Payudara. Asri Medical Center. asrimedicalcenter.com. 2016.

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

Update 31/10/21