Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Cetirizine

Edisi 0.1
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Cetirizine adalah obat antihistamin sedatif dan antialergi.
Sinonim : setirizin

Gambar Cetirizine

Cetirizine (prescriptiondoctor.com)



Penjelasan

?

Komposisi

Sediaan


  • tablet
    o 10 mg
  • sirup
    o 5 mg/5 ml

Farmakologi

  • obat antihistamin dengan efek mengantuk yang lebih kecil dan tambahan sifat antialergi
  • reseptor H1-antagonis selektif dan pada reseptor lain efeknya dapat diabaikan
  • bebas dari efek antikolinergik dan antiserotonin
  • menghambat mediator histamin fase awal dari reaksi alergi, menurunkan migrasi sel inflamasi dan melepaskan mediator yang berhubungan dengan respon alergi yang sudah lama

Farmakokinetik

  • puncak level darah untuk 0,3 µg/ml dicapai antara 30-60 menit setelah pemberian
  • waktu paruh plasma kira-kira 11 jam
  • absorpsi sangat konsisten pada semua subjek; pengeluaran melalui ginjal 30 ml/menit dan waktu paruh ekskresi kira-kira 9 jam
  • terikat kuat pada protein plasma

Indikasi

Kontraindikasi

Efek Samping

Posologi

  • dewasa dan anak usia 12 tahun atau lebih : 1 x 10 mg sehari
  • belum ada data klinik rekomendasi untuk anak dibawah 12 tahun
  • tidak ada data yang menyarankan penurunan dosis pada lansia
  • harus mengurangi dosis menjadi 1 x 5 mg sehari pada kerusakan ginjal

Peringatan & Perhatian

  • tidak ada efek pada fungsi kognitif, kinerja motorik atau mengantuk
  • hati-hati bila mengendarai mobil atau mengoperasikan mesin karena adanya efek pada sistem saraf pusat
  • hanya boleh diberikan pada ibu hamil bila telah benar-benar memperhitungkan keuntungan lebih besar daripada kerugian
  • hati-hati pada epilepsi

Interaksi Obat

Overdosis

  • mengantuk bila konsumsi obat 1 x 50 mg
  • agitasi pada anak-anak
  • bila overdosis maka beri pengobatan pada gejalanya atau pendukungnya dan disarankan menggunakan obat pencernaan secara bersamaan
  • belum ada antidot yang khusus
  • tidak efektif dihilangkan dengan cara dialisis dan dialisis akan tidak efektif kecuali zat yang dapat didialisa sama-sama dicerna

Referensi

  1. Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN) 2013. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2013.

ARTIKEL TERBARU


Imunisasi BCG | Obat Anti Tuberkulosis | TB Paru Anak | Tuberkulosis | Tuberkulosis Paru | Mycobacterium Tuberculosis | Dermatitis Seboroik | Tes Widal | Salmonella Typhi | Demam Tifoid |


ARTIKEL FAVORIT


Misk Thaharah | Karbogliserin | Ekskoriasi | Vulnus Excoriatum | Krusta | Hemeralopi | Makrofag | Secondary Survey | Supurasi | Sistem Retikuloendotelial |


SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

Update 11/11/22