Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Cotrimoxazole

Edisi 0.2
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Cotrimoxazole adalah antibakteri jenis bakterisid yang bekerja menghambat metabolisme kuman berupa kombinasi antara sulfamethoxazole dan trimetoprim.

Sinonim : kotrimoksazol, sulfa trimethoprim, sulfamethoxazole trimethoprim

Gambar Cotrimoxazole

Cotrimoxazole



Penjelasan

?

Komposisi

Sediaan :
  • tablet 480 mg
    o sulfametoksazol 400 mg
    o trimetoprim 80 mg
  • kaplet 960 mg
    o sulfametoksazol 800 mg
    o trimetoprim 160 mg
  • suspensi 240 mg/5 ml
    o sulfametoksazol 200 mg
    o trimetoprim 40 mg

Farmakologi

bakterisidGambar Bakterisid : kombinasi sulfamethoxazole dan trimetoprim menghasilkan daya kerja bakterisid dengan antibakteri spektrum luas meliputi bakteri gram (+) dan (-) yang patogen seperti pneumokokus, streptokokus, stafilokokus, neisseria, bordatella, salmonella, e. coli, klebsiella/aerobacter, shigella, vibrio cholerae, h. influenza, proteus mirabilis dan vulgaris.
  • sulfamethoxazole dan trimetoprim masing-masing bersifat bakteriostatik.
  • berdasarkan penghambatan kerja enzim yang diperlukan untuk biosintesa asam folat pada mikroorganisme
  • kombinasi keduanya juga menurunkan toksisitis obat melalui penurunan dosis pengobatan dibandingkan dengan pengobatan dosis tunggal
  • pada defisiensi enzim glukosa-6-fosfat-dehidrogenase : reaksi hemolisis

Indikasi

Posologi

  • minum harus banyak
Tablet :
  • dewasa : 2 x 2 sehari selama 10-14 hari dan untuk shigellosis terapi selama 5 hari
  • anak : 40 mg sulfametoxazol/kgbb & 8 mg trimetoprim/kgbb sehari dibagi dalam 2 dosis
Kaplet :
  • dewasa : 2 x 1 sehari
  • anak >12 tahun : 2 x 1 sehari
Sirup (5 ml) :
  • bayi 2-6 bulan : 2 x 2,5 ml sehari
  • bayi 6 bulan - 2 tahun : 2 x 5 ml sehari
  • anak 2-6 tahun : 2 x 5 ml sehari
  • anak 6-12 tahun : 2 x 10 ml sehari
Dosis tablet pada anak :
  • bayi 2-12 bulan : 2 x ¼ sehari
  • anak 1-3 tahun : 2 x ½ sehari
  • anak 3-5 tahun : 2 x 1 sehari

Efek Samping

Kontraindikasi

Interaksi Obat

Referensi

  1. Anonim. 2002. Buku Saku Obat Generik. Fakultas Kedokteran Unhas Makassar. Hal. 43-44.
  2. Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN) 2013. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2013.

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z


Update 23/05/21