Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Urin

Edisi 0.2
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Urin adalah cairan yang dihasilkan oleh ginjal dan dikumpulkan dalam kandung kemih sebelum dikeluarkan melalui uretra.
Sinonim : air kecil, air kemih, air kencing, air seni, kemih, kencing, urine (Ing)

Gambar UrinUrin

Urin (foodtroopers.com)



Penjelasan

Urin dikeluarkan melalui uretra dari proses ekskresi sisa metabolisme.

Embriologi

  • mulai terbentuk pada masa janin

Patofisiologi

  • salmonella typhi : salmonella typhi hidup dalam tinja dan urin hingga bertahun-tahun.

Apendisitis Akut


apendisitis akutGambar Apendisitis Akut : jika apendiks vermiformis yang meradang menempel ke kandung kemih maka frekuensi kencing meningkat karena rangsangan dinding kandung kemih; pemeriksaan urin lengkap dan pemeriksaan sedimen urin untuk menyingkirkan kemungkinan gangguan saluran kemih; pada pemeriksaan urin, sedimen urin dapat normal atau terdapat leukosit dan eritrosit lebih dari normal bila apendiks vermiformis yang meradang menempel pada ureter atau vesika urinaria.
demam tifoidGambar Demam Tifoid : demam tifoid seringkali menular melalui makanan atau minuman yang tercemar feses atau urine penderita; kontaminasi antara makanan dan minuman dengan pus penderita lain yang terbawa melalui kaki lalat atau kontaminasi antara jari tangan dengan muntah, tinja, urin, sekret saluran napas dapat menyebabkan salmonella typhi masuk ke dalam saluran cerna secara oral.

HIV


HIVGambar HIV : [diagnosis] pemeriksaan darah lengkap, urin rutin & mikroskopik, pemeriksaan feses lengkap, kimia darah (kreatinin serum, ureum darah, glukosa darah, SGOT/SGPT, bilirubin serum, lipid serum & amilase serum), serologi virus hepatitis & virus hepatitis B, pemeriksaan sputum BTA, foto toraks & pemeriksaan kehamilan untuk mengetahui infeksi oportunistik & komorbiditas.

Nefrolitiasis


nefrolitiasisGambar Nefrolitiasis : urin yang terlalu pekat karena kadar zat-zat limbah (terutama garam dan mineral) jauh lebih banyak daripada cairan pelarut atau sedikit zat yang larut bahkan tidak larut sama sekali sehingga terjadi kristalisasi garam dan mineral yang tidak tersaring oleh ginjal dalam darah; urin tampak keruh karena terjadi perdarahan saat batu ginjal melewati saluran kemih.
diagnosisGambar Diagnosis : kolik saat kencing, menetap, tidak menyebar, biasanya terjadi di perut bawah atau samping (kolik abdomen), pinggang, punggung bawah, selangkangan, testis (pada pria) atau di area kostovertebral setinggi ginjal; urin tampak keruh (kecoklatan atau kemerahan) dan berbau tidak sedap; frekuensi buang air kecil meningkat terutama pada malam hari.
  • penyebab : urin yang terlalu pekat karena mengandung terlalu banyak garam dan mineral.
  • pencegahan : minum air putih sebanyak 8-10 gelas atau 2-3 liter per hari untuk mencegah dehidrasi, mengencerkan urin dan membilas saluran kemih sehingga zat-zat limbah yang disaring ginjal dari darah tidak mudah mengendap dan selalu lancar terbuang.

Syok Hipovolemik


syok hipovolemikGambar Syok Hipovolemik : karena kekurangan volume darah sehingga jumlah urin sedikit; menilai respon pemberian cairan kristaloid, status kardiovaskuler dan perfusi perifer dengan cara memasang kateter urin, menampung dan mengukur urin setiap jam untuk melihat respon perbaikan sirkulasi darah.

Penyakit Lain


Farmakologi

Amlodipine


amlodipineGambar Amlodipine : amlodipine dosis normal dapat digunakan pada gangguan ginjal karena dimetabolisme secara luas menjadi metabolit tidak aktif yang 10% diekskresi dalam bentuk tidak berubah di urin sehingga perubahan konsentrasi plasma amlodipin tidak berhubungan dengan derajat gangguan ginjal.
hipotensiGambar Hipotensi : [overdosis] hipotensi karena overdosis amlodipin yang jelas terlihat secara klinik memerlukan resusitasi kardiovaskular aktif termasuk pengawasan fungsi jantung dan pernapasan yang lebih sering, elevasi tungkai dan pengawasan terhadap volume cairan yang bersirkulasi serta produksi urin.

Obat Lain


  • amoxicillin : ditemukan kembali dalam urin tanpa mengalami perubahan.

Penyakit

Obat

Referensi

  1. Dr. Med. Ahmad Ramali, K. St. Pamoentjak dan dr. Hendra T. Laksman. 1994. Kamus Kedokteran : Arti dan Keterangan Istilah. Cet. 19. Jakarta : Djambatan. Hal. 316.
  2. Kamus Besar Bahasa Indonesia Offline Versi 1.5

ARTIKEL TERBARU


Imunisasi BCG | Obat Anti Tuberkulosis | TB Paru Anak | Tuberkulosis | Tuberkulosis Paru | Mycobacterium Tuberculosis | Dermatitis Seboroik | Tes Widal | Salmonella Typhi | Demam Tifoid |


ARTIKEL FAVORIT


Misk Thaharah | Karbogliserin | Ekskoriasi | Vulnus Excoriatum | Krusta | Hemeralopi | Makrofag | Secondary Survey | Supurasi | Sistem Retikuloendotelial |


SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

Update 6/11/22