Apendisitis
Edisi 1.4
Oleh : dr. Asep Subarkah, S. Ked.
... Berpuasa dan berbukalah, terjaga dan tidurlah, sesungguhnya badanmu mempunyai hak atas dirimu, matamu mempunyai hak atas dirimu. (HR. al-Bukhari)
Patofisiologi Apendisitis
- Obstruksi Lumen Apendiks Vermiformis
- Pertumbuhan Bakteri Di Dalam Apendiks Vermiformis
- peradangan pada apendiks vermiformis
- pembesaran apendiks vermiformis
Penjelasan
- Patofisiologi apendisitis dimulai dengan obstruksi pada lumen apendiks vermiformis dan ulserasi mukosa sebagai tanda patogenetik primer.[4][8]
- Obstruksi pada lumen apendiks vermiformis kemudian diikuti oleh pertumbuhan bakteri, peradangan, dan pembesaran apendiks vermiformis.[4] Peradangan progresif dan menetap pada apendiks veriformis.[13]
- Manifestasi klasik apendisitis dimulai dengan nyeri kolik periumbilikal atau epigastrik yang kemudian menjalar dan terlokalisasi pada abdomen fossa iliaka kanan, sebagai hasil dari inflamasi pada peritoneum parietal.[4]
- muntah dapat menjadi indikasi adanya obstruksi saluran pencernaan.[4]
- Appendicitis pelvis dapat menyebabkan iritasi pada rektum, yang mungkin menghasilkan gejala diare