Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Covid-19

Edisi 0.6
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Covid-19 adalah penyakit sistem pernapasan, penyakit menular dan penyakit infeksi virus karena SARS-CoV-2 dengan manifestasi klinis terutama berupa demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan atau gambaran pneumonia.

Sinonim : coronavirus disease 2019, penyakit virus corona 2019

Gambar Covid-19

Covid-19 (jateng.idntimes.com)


loading...

Penjelasan

Covid-19 adalah penyakit menular yang menyebar dari satu orang ke orang lain melalui percikan (droplet infection).
Covid-19 adalah penyakit infeksi virus karena SARS-CoV-2 (salah satu jenis virus corona).
Covid-19 berupa batuk yaitu batuk kering (67,7% kasus) dan produksi dahak (33,4% kasus).

Penyebab

Faktor Etiologi


Faktor Risiko


  • bayi, anak kecil, lansia, orang dengan kekebalan tubuh lemah, penyakit jantung, penyakit paru-paru.
  • musim gugur & musim dingin.
  • riwayat perjalanan dari wilayah atau negara wabah.
  • riwayat kontak dengan penderita lain yang terinfeksi.

Epidemiologi

Penularan


◄► penyebaran virus coronaGambar Virus Corona melalui sentuhan mata, hidung, atau mulut setelah memegang barang yang terkena percikan air liur (droplet) pengidap virus corona (droplet infection).
◄► penyebaran melalui kontak jarak dekat dengan pasienGambar Pasien misalnya berjabat tangan, menyentuh tangan atau wajah penderita; penyebaran melalui tinja jarang terjadi.
  • pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019.
  • sumber awal dari hewan terutama kelelawar lalu berevolusi menginfeksi manusia kemudian menyebar antar manusia.

Patofisiologi

Diagnosis

  • anamnesis :
    o faktor risiko : riwayat kesehatan
    o gejala (dapat asimtomatik)
  • pemeriksaan fisik
  • pemeriksaan laboratorium :
    o pemeriksaan darah perifer lengkap (DPL)
    o fungsi hepar
    o fungsi ginjal
  • pemeriksaan penunjang :
    o foto rontgen toraks
    o PCR (rRT-PCR)
    o immunoassay
    o CT scan toraks
  • ODR
  • ODP
  • PDP
  • Probable
  • Konfirmasi

Gejala


Gejala umum covid-19 berupa gangguan pernapasan akut seperti demamGambar Demam (suhu tubuh >380C), batuk dan sesak napas yang muncul dalam waktu 2-14 hari setelah terpapar virus corona.
Gejala infeksi pernapasan ringan mirip gejala influenzaGambar Influenza : demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan & sakit kepala. Serupa gejala infeksi pernapasan berat : demam tinggi, batuk berdahak, batuk berdarah, sesak napas & nyeri dada.
Segera ke dokterGambar Dokter jika memiliki gejala covid-19, terutama jika gejala muncul dalam 2 minggu setelah kembali dari wilayah yang memiliki kasus covid-19 atau berinteraksi dengan penderita infeksi virus corona.
Jika tidak mengalami gejalaGambar Gejala apa pun, tidak perlu pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri, cukup tinggal di rumah selama 14 hari dan membatasi kontak dengan orang lain (isolasi mandiri).

Pemeriksaan Darah Perifer Lengkap (DPL)


Foto Rontgen Toraks


Untuk deteksi

rRT-PCR


  • untuk asam nukleat virus corona.
  • melalui usap nasofaring (swab tenggorokan) atau pemeriksaan sampel dahak.
  • hasil dalam beberapa jam hingga 2 hari.

Immunoassay


CT Scan Toraks


ODR (Orang Dalam Risiko)


  • riwayat perjalanan ke negara/wilayah terjangkit dalam 14 hari terakhir.
  • tidak ada gejala sakit (orang sehat).

ODP (Orang Dalam Pemantauan)


  • riwayat perjalanan ke negara/wilayah terjangkit dalam 14 hari terakhir.
  • ada gejala sakit (orang sakit) :
    o demam atau riwayat demam
    o batuk/pilek/nyeri tenggorokan
  • tidak ada gejala pneumonia

PDP (Pasien Dalam Pengawasan/Suspek)


  • riwayat perjalanan ke negara/wilayah terjangkit dalam 14 hari terakhir.
  • ada gejala sakit (orang sakit) :
    o demam tinggi (>380C) atau riwayat demam
    o batuk/pilek/nyeri tenggorokan
  • pneumonia ringan sampai pneumonia berat berdasarkan gejala klinis dan/atau gambaran radiologis atau.
  • tidak ada gejala pneumonia tetapi ada riwayat datang dari Provinsi Hubei Tiongkok atau riwayat kontak dengan kasus positif Covid-19 atau bekerja/mengunjungi fasilitas pelayanan kesehatan yang merawat kasus positif Covid-19 atau riwayat kontak dengan hewan penular (misalnya kelelawar).

Probable


  • orang sakit tetapi
  • para ahli ragu menyimpulkan hasil laboratorium
  • ditemukan pan-beta coronavirus

Konfirmasi


  • orang sakit dan
  • hasil laboratoriumnya ditemukan coronavirus

Penatalaksanaan

  • belum ada vaksin atau obat antivirus khusus untuk covid-19.
  • rujuk penderita/PDP (Pasien Dalam Pengawasan) untuk menjalani perawatan dan karatina di rumah sakit yang ditunjuk.
  • terapi suportif
  • terapi simtomatik
  • terapi eksperimental :
    o antibakteri (bila disertai infeksi bakteri)
    o antivirus
  • terapi imun : vitamin C 500 mg 1x1.
  • terapi psikologis (risiko psikosomatik) : intervensi krisis psikologis karena perasaan terjebak di bawah karantina, pembatasan perjalanan, dan isolasi.

Terapi Suportif


  • isolasi
  • gunakan pelembap ruangan atau mandi air panas untuk membantu meredakan sakit tenggorokan dan batuk.
  • perbanyak istirahat dan makan.
  • terapi cairan : banyak minum air putih.
  • ventilator mekanik (bila gagal napas)

Terapi Simtomatik


Antivirus


  • kombinasi : lopinavir & ritonavir (lebih terpilih)
  • oseltamivir : 2 x sehari
  • remdesivir
  • interferon beta
  • triazavirin
  • klorokuin
  • galidesivir
  • kombinasi : darunavir & cobicistat

Kriteria Kembali Bekerja


  • suhu tubuh normal selama tiga hari berturut-turut.
  • sembuh dari gejala saluran napas.
  • perbaikan hasil CT scan.
  • hasil RT-PCR negatif dengan dua pemeriksaan berturut-turut dengan jarak satu hari.
  • karantina di rumah selama 5 hari lalu ulangi pemeriksaan RT-PCR setelah 5-13 hari kemudian.

Komplikasi

  • pneumonia berat
  • sindrom gangguan pernapasan akut (acute respiratory distress syndrome)
  • gagal napas
  • infeksi sekunder pada organ lain
  • sepsis
  • komplikasi jantung :
    o gagal jantung
    o aritmia
    o acute cardiac injury
  • gagal ginjal
  • kegagalan multiorgan
  • kematian
pasienGambar Pasien covid-19 lebih berisiko mengalami komplikasi jantung jika memiliki riwayat gangguan jantung. Penderita covid-19 lebih berisiko mengalami komplikasi pneumonia jika mengalami hiperkoagulopati (90% kasus).

Pencegahan

Tekan laju penyebaran virusGambar Virus untuk melandaikan kurva epidemi/pandemi sehingga menurunkan risiko tenaga medis kewalahan menghadapi lonjakan jumlah pasien & menambah waktu mengembangkan pengobatan.
Kurangi risiko infeksiGambar Infeksi : tetap berada di rumah dan hindari beraktivitas di tempat umum (social distancing); jangan menyentuh wajah, mata, hidung atau mulut sebelum mencuci tangan; hindari menyentuh hewan atau unggas liar.
Pakai masker buat ODP yang batukGambar Batuk, flu, bersin, saat berhadapan dengan orang atau petugas kesehatan yang sedang menangani pasien terduga; untuk mencegah penularan di tempat umum; PDP memakai masker bedah.
Etika batuk & bersinGambar Bersin : lakukan higiene pernapasan yang baik dengan menutup hidung dan mulut dengan tisu atau siku tertekuk lalu segera buang tisu yang sudah dipakai ke tempat sampah.
cuci tanganGambar Cuci Tangan : ≥20 detik; sebelum makan; saat tangan kotor, merawat orang sakit; setelah batuk, bersin, dari toilet atau menangani hewan/kotoran hewan; gunakan sabun, air atau sanitasi tangan beralkohol ≥60% setelah beraktivitas.
makananGambar Makanan : konsumsi makanan yang halal dan thayyib; masak daging dan telur sampai matang; gunakan telenan dan pisau yang berbeda untuk daging mentah dan makanan yang dimasak.
Intervensi sosial : bersih & sterilkan permukaan benda (materi)Gambar Materi yang sering digunakan; jaga jarak dengan menutup sekolah & kantor, batasi perjalanan & batalkan pertemuan massa dalam jumlah besar.

ODP (orang dalam pemantauan)


  • jangan keluar rumah kecuali untuk mendapatkan pengobatan.
  • periksakan diri ke dokter hanya bila anda mengalami gejala gangguan pernapasan yang disertai demam atau memenuhi kriteria PDP (pasien dalam pengawasan).
  • usahakan untuk tinggal terpisah dari orangGambar Manusia lain untuk sementara waktu; bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.
  • larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk anda sampai anda benar-benar sembuh.
  • sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sakit.
  • hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi dan perlengkapan tidur dengan orang lain.
  • pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
  • gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin lalu segera buang tisu ke tempat sampah.
  • jangan meludah di sembarang tempat.

Prognosis

◄► prognosisGambar Prognosis buruk : lanjut usia (>50 tahun), ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah; riwayat hipertensi, diabetes, atau penyakit kardiovaskular.
◄► Pemeriksaan laboratorium : peningkatan level interleukin-6 dalam darahGambar Darah, troponin I jantung sensitivitas tinggi, dehidrogenase laktat dan limfopenia, nilai d-dimer lebih besar dari 1 µg/mL, nilai SOFA tinggi.
  • angka fatalitas kasus diperkirakan antara 1–3% dengan data awal 12%.
  • lama kematian 6-41 hari dengan rata-rata 14 hari.

Diagnosis Banding

Penelitian

Seorang penderitaGambar Pasien yang sudah menunjukkan hasil negatif melalui pemeriksaan RT-PCR sebelumnya, masih memiliki kemungkinan untuk menjadi pembawa sifat (carrier).

Referensi

  1. dr. Arif Santoso, Sp.P(K). Ph.D, FAPSR. 2020. Pneumonia 2019 novel Coronavirus outbreaks : New potential pandemic ? Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sulawesi.
  2. Wikipedia. 2020. Penyakit Koronavirus 2019. wikipedia.org. Akses 23 Maret 2020.
  3. dr. Rizal Fadli. 2020. Coronavirus. www.halodoc.com. Akses 23 Maret 2020.
  4. dr. Merry Dame Cristy Pane. 2020. Virus Corona. www.alodokter.com. Akses 23 Maret 2020.
  5. Kemenkes RI. 2020. Istilah Pasien Covid-19.
  6. Ahmad Rusdan Handoyo Utomo, Ph.D. 2020. Ketika Sains Bertemu Takdir : Pelajaran dari Wabah Infeksi Sars-CoV2. Stem-cell and Cancer Institute, KalbeGenomics Laboratory, Indonesia.

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR


loading...

A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z


Update 16/04/20