Home Klinik Kedokteran

Sirkulasi Darah

Edisi 0.0
Oleh : dr. Asep Subarkah, S. Ked.


Pengertian

Sirkulasi darah adalah peredaran darah dalam pembuluh darah.
Sinonim : aliran darah, peredaran darah

Gambar Sirkulasi Darah

Sirkulasi Darah (avkimia.com)



Penjelasan

Sirkulasi darah adalah peredaran darah yang dapat meningkat secara lokal karena pengaktivan vasodilator sehingga dapat terjadi edema, perembesan arteri dan fibrinogen ke dalam jaringan interstitial.
Sirkulasi darah dalam pembuluh darah (disebut intravaskuler) sebagai tempat kembalinya cairan dan protein dari jaringan ekstravaskuler.

Jenis

Fisiologi

Ciri-Ciri Sirkulasi Darah


Fungsi Sirkulasi Darah


Tempat peredaran monositGambar Monosit; monosit yang terbawa aliran darah akan menekan sel epitel lalu memasuki tempat infeksi dalam cairan ekstraseluler yang menggenangi jaringan atau organ; monosit kemudian berdiferensiasi menjadi makrofag aktif (disebut sel prekursor makrofag) dan fagosit di lokasi infeksi pada jaringan atau organ.

Sistem Organ


  • sistem integumen : aliran darah kulit meningkat setelah vasodilatasi
  • usus halus : absorpsi karbohidrat (dan lemak) dalam bentuk emulsi lemak melalui kerja empedu atas bantuan lipase dan saluran lakteal dari mukosa usus halus ke sirkulasi darah.

Patofisiologi

edemaGambar Edema : aktivasi vasodilator (histamin) mengakibatkan dilatasi arteriole dan kapiler darah sehingga terjadi peningkatan aliran darah lokal dan perembesan plasma darah lalu menyebabkan penimbunan cairan interstisial (cairan ekstraseluler & cairan ekstravaskuler) dan pembengkakan luka jaringan pada awal peradangan.
panas tubuhGambar Panas Tubuh : kulit sebagai radiator panas yang efektif untuk keseimbangan suhu tubuh. Konduksi panas dari inti tubuh ke kulit sangat efisien karena kecepatan aliran darah dalam fleksus arteri kecil yang bisa mencapai 30% total curah jantung. Panas diedarkan pembuluh darah & disuplai langsung ke fleksus melalui anastomosis arteriovenosa yang mengandung banyak otot.
  • limfosit : limfosit sebagai sel radang akan dikeluarkan dari sirkulasi darah ke jaringan interstitial pada daerah cedera atau nekrosis saat mengalami peradangan.
  • metastasis : penyebaran lokal dari sel kanker dengan cara menembus batas jaringan dan tersebar jauh melalui aliran darah atau aliran getah bening.
  • salmonella typhi : salmonella typhi akan berkembang biak dan menyebar melalui aliran darah di dalam tubuh.
Berasal dari aliran darah
Bukan berasal dari aliran darah
demam tifoid : makrofag yang membawa kuman dari duktus torasikus akan masuk ke dalam sirkulasi darah menuju sistem retikuloendotelial sehingga terjadilah first bacteremia (bakteriemia primer). Kuman kembali dari usus ke sirkulasi darah maka terjadilah second bacteremia (bakteriemia sekunder).
luka bakarGambar Luka Bakar : koagulasi eksudat tidak terjadi pada luka bakar karena tidak terbentuknya tromboplastin oleh jaringan yang terbakar sehingga saluran limfe tetap terbuka kemudian banyak kuman masuk lalu menyebar ke dalam sirkulasi darah dan berisiko septikemia.
  • angina pektoris : suplai oksigen tidak mencukupi karena aliran darah yang mengalir melalui arteri koroner menuju miokardium jantung berkurang, misalnya pada penyakit koroner (spasme koroner, trombus koroner).
  • glaukoma : aliran darah pada saraf mata dapat terhenti karena peningkatan tekanan intraokular (TIO) sehingga saraf mata rusak & mati kemudian terjadi kebutaan.
  • stroke : kesadaran menurun pada stroke karena gangguan sirkulasi darah (akibat perdarahan, thrombosis atau emboli) di otak (baik serebrum, serebellum atau batang otak).
  • syok hipovolemik : menilai respon pemberian cairan kristaloid, status kardiovaskuler dan perfusi perifer dengan cara memasang kateter urin, menampung dan mengukur urin setiap jam untuk melihat respon perbaikan sirkulasi darah.

Farmakologi

betahistineGambar Betahistine : [indikasi] dizzines (pusing) berkaitan dengan gangguan keseimbangan yang terjadi pada gangguan sirkulasi darah, sindrom meniere, penyakit meniere dan vertigo perifer; [farmakologi] memperbesar sfingter kapiler arterial, meningkatkan aliran darah pada telinga dalam.
  • nifedipin : dapat menurunkan tekanan darah dan refleks menaikkan heart rate serta meningkatkan persediaan oksigen pada otot jantung karena meningkatnya aliran darah koroner.

Referensi

  1. ?

ARTIKEL TERBARU


| Apendisitis | Kocher Sign | Sitkovsky Sign | Edema Mukosa | Blumberg Sign | Multivitamin | Ruam | Ruam Sekunder | Vitamin | Tuberkulosis Primer |


ARTIKEL FAVORIT


| Eksudat Fibrinosa | Vulnus Excoriatum | Neoplasma In Situ | Meteorismus | Ekstremitas Bawah | Eksudat | Krusta | Rectal Toucher | Sistem Retikuloendotelial | Kocher Sign |


SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

Update 26/04/24