Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Glaukoma

Edisi 0.1
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Glaukoma adalah penyakit pada saraf mata karena peningkatan tekanan bola mata dan dapat menyebabkan kebutaan.
Sinonim : | Kompetensi : ? | Laporan Penyakit : ? | ICD X : H.40.2

Gambar Glaukoma

Glaukoma (dinkes.wonogirikab.go.id)



Penjelasan

Glaukoma karena peningkatan tekanan bola mata akibat berlebihnya produksi cairan mata & terhambatnya saluran cairan bola mata sehingga bola mata akan membesar lalu menekan saraf mata.
Glaukoma dapat menyebabkan kebutaan karena saraf mata (saraf retina & saraf optik) akan rusak dan mati karena tidak mendapat aliran darah oleh peningkatan tekanan intraokular.

Penyebab

Faktor Etiologi


  • peningkatan tekanan intraokular/TIO

Faktor Risiko


Glaukoma Karena Obat


Jenis

Patofisiologi

  • faktor etiologi glaukoma adalah peningkatan tekanan didalam mata (tekanan intraokular/TIO) karena produksi cairan mata berlebihan dan saluran pembuangan cairan terhalang.
  • kebutaan karena kerusakan serabut saraf retina (jaringan saraf yang melapisi bagian belakang mata) dan saraf optik.
  • hemeralopi : [komplikasi] obat glaukoma dapat menyempitkan pupil sehingga mata sulit menangkap sinar dan dapat menyebabkan keratomalasia.

Diagnosis

Gejala Glaukoma


  • nyeri pada mata
  • sakit kepala
  • melihat bayangan lingkaran di sekeliling cahaya
  • mata merah
  • mual
  • muntah
  • mata berkabut (khusus pada bayi)
  • penglihatan yang semakin menyempit sehingga tidak dapat melihat objek sama sekali

Penatalaksanaan

Tujuan Terapi


  • mengurangi tekanan intraokular pada mata
  • mencegah meluasnya kerusakan pada mata

Terapi Glaukoma


  • obat tetes mata
  • obat minum
  • terapi laser
  • operasi

Kontraindikasi


Komplikasi

Pencegahan

Referensi

  1. Halodoc. Glaukoma. halodoc.com. Akses 5 Juni 2019.

ARTIKEL TERBARU


Imunisasi BCG | Obat Anti Tuberkulosis | TB Paru Anak | Tuberkulosis | Tuberkulosis Paru | Mycobacterium Tuberculosis | Dermatitis Seboroik | Tes Widal | Salmonella Typhi | Demam Tifoid |


ARTIKEL FAVORIT


Misk Thaharah | Karbogliserin | Ekskoriasi | Vulnus Excoriatum | Krusta | Hemeralopi | Makrofag | Secondary Survey | Supurasi | Sistem Retikuloendotelial |


SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

Update 3/04/22