Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Tes Widal

Edisi 0.3
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Tes widal adalah pemeriksaan imunoserologi berupa pemeriksaan darah untuk menentukan kadar aglutinasi antibodi terhadap antigen O dan H dari salmonella typhi atau salmonella paratyphi.

Sinonim : pemeriksaan widal, uji widal

Gambar Tes Widal

Tes Widal (sehatq.com)



Penjelasan

  1. hasil dapat segera diketahui (rapid test)
  2. hasil positif ditandai adanya aglutinasi
  3. agglutinin O (pada badan salmonella typhii) muncul pada fase akut yaitu hari ke 6-8 lalu menghilang setelah 4-6 bulan pasca kesembuhan
  4. agglutinin H (pada flagel salmonella typhii) muncul setelah adanya agglutinin O yaitu hari ke 10-12 lalu menghilang setelah 9-12 bulan pasca kesembuhan
  5. titer H tidak bermakna diagnostik karena dapat meningkat sebagai respon tidak spesifik terhadap infeksi
  6. semakin tinggi titer agglutinin, semakin besar kemungkinan terinfeksi salmonella typhii
  7. kurang bermakna daripada pemeriksaan kultur Gal
  8. kurang sensitif dan kurang spesifik daripada ELISA

Jenis

  • pemeriksaan antigen O meningkat pada infeksi salmonella typhi
  • pemeriksaan antigen AO meningkat pada infeksi salmonella paratyphi A
  • pemeriksaan antigen BO meningkat pada infeksi salmonella paratyphi B
  • pemeriksaan antigen CO meningkat pada infeksi salmonella paratyphi C

Indikasi

Positif

Pemeriksaan widal positif bila ada salah satu atau keduanya :
  • titer O 1/200 atau lebih
  • titer O menunjukkan kenaikan progresif sebanyak 4 kali atau lebih pemeriksaan setiap minggu
Hasil positif sampel yang diambil sebelum hari ke 6-8 bukan karena demam tifoid saat itu melainkan berasal dari kontak sebelumnya.

Positif Palsu

Pemeriksaan widal positif palsu karena :
  • riwayat vaksinasi
  • reaksi silang dengan spesies lain (enterobacteriaceae sp.)
  • reaksi anamnestik (pernah sakit)
  • faktor rheumatoid (RF)
  • demam tidak spesifik (bukan akibat salmonella typhi) dan infeksi lainnya misalnya malaria
  • penyakit autoimun

Negatif Palsu

Hasil pemeriksaan widal negatif sebanyak 30% dari sampel biakan positif penyakit tifus sehingga masih mungkin terjadi penyakit tifus. Pemeriksaan widal negatif palsu karena :
  • riwayat konsumsi antibiotik
  • pengambilan sampel darah sebelum hari ke 6-8
  • keadaan umum buruk
  • penyakit imunologik lain

Referensi

  1. Tania Nugrah Utami. Demam Tifoid. Fakultas Kedokteran Universitas Riau. Pekanbaru. 2010.
  2. Prof. Dr. Riadi Wirawan SpPK(K). Demam Tifoid. Bio Medika.
  3. Inawati. Demam Tifoid. Departemen Patologi Antomi FK Universitas Wijaya Kusuma. Surabaya.

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z


Update 2/04/21