Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Sindrom Syok Dengue

Edisi 0.2
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Sindrom syok dengue adalah sindrom syok pada demam berdarah dengue derajat III dan IV berupa hipotensi, nadi cepat dan lemah yang dapat menyebabkan syok hipovolemik.
Sinonim : dengue shock syndrome, DSS, SSD

Gambar Sindrom Syok Dengue

Sindrom Syok Dengue (alodokter.com)



Penjelasan

Syok pada demam berdarah dengue derajat III dan demam berdarah dengue derajat IV sebagai komplikasi dari demam berdarah dengue derajat II dan memiliki tanda berupa hipotensi dan kegagalan sirkulasi (nadi cepat dan lemah).
Sindrom syok dengue sebagai komplikasi dari demam berdarah dengue derajat II berarti gejala keduanya sama dan disertai syok.

Patofisiologi

  • Tanda syok berupa kegagalan sirkulasi dan hipotensi. Tanda kegagalan sirkulasi yaitu nadi yang cepat dan lemah. Hipotensi pada sindrom syok dengue sistol dikurangi diastol kurang dari 20 mmHg.
  • demam berdarah dengue : hipotensi pada sindrom syok dengue; hati-hati bila rasio SGOT/SGPT >2 bisa pertanda DSS.

Diagnosis

Penatalaksanaan

  • WHO :
    o RL
    o dekstrose 5% + saline
    o dekstrose 5% + 0,5 saline
    o dekstrose 5% + 0,5 RL
    o dekstrose 5% + 1/3 saline
  • cairan infus kristaloid 10-20 ml/kg/jam
  • jika membaik dalam 15-30 menit maka cairan dikurangi jadi 7 ml/kg/jam
    jika membaik lagi dalam 1-2 jam maka cairan dikurangi lagi jadi 5 ml/kg/jam
    jika membaik lagi dalam 1-2 jam maka cairan dikurangi lagi jadi 3 ml/kg/jam
    jika syok teratasi dalam 24-48 jam maka cairan dihentikan
  • terapi oksigen 2-4 liter/menit

Komplikasi

Referensi

  1. Dwi Yuda Herdanto, Surendra Prabhawa. 2009. 20 Penyakit Umum di Indonesia. www.yudaherdanto.com. Hal. 2-6.
  2. Abdul Latief, dr., Sp.A (K), Antonius H. Pudjiadi, dr. Sp.A (K), Christoffel DPL Tobing, dr. Sp.OG, KFM, dkk. 2006. Kegawatdaruratan Anak dalam Seri PPDG : Penanggulangan Penderita Gawat Darurat / General Emergency Life Support (GELS), Materi Teknis Medis Khusus. Cetakan Ketiga. Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik Departemen Kesehatan RI. Hal. 13.

ARTIKEL TERBARU


Imunisasi BCG | Obat Anti Tuberkulosis | TB Paru Anak | Tuberkulosis | Tuberkulosis Paru | Mycobacterium Tuberculosis | Dermatitis Seboroik | Tes Widal | Salmonella Typhi | Demam Tifoid |


ARTIKEL FAVORIT


Misk Thaharah | Karbogliserin | Ekskoriasi | Vulnus Excoriatum | Krusta | Hemeralopi | Makrofag | Secondary Survey | Supurasi | Sistem Retikuloendotelial |


SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

Update 30/10/22