Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Vulnus Punctum

Edisi 0.3
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Vulnus punctum adalah jenis vulnus berupa luka terbuka pada kulit biasanya memiliki kedalaman luka relatif lebih panjang daripada lebarnya karena tusukan benda runcing atau benda tajam.
Sinonim : luka tusuk, stab wound

Gambar Vulnus Punctum

Vulnus Punctum (dinniperawatanluka.blogspot.com)



Penjelasan

Vulnus punctum berupa luka terbuka pada kulit dimana dari luar tampak kecil tapi didalam mungkin rusak berat. Vulnus punctum pada abdomen atau toraks disebut vulnus penetrosum (luka tembus).
Vulnus punctum biasanya memiliki kedalaman luka relatif lebih panjang (lebih sempit dan dalam) daripada lebarnya.
Vulnus punctum karena tusukan benda runcing atau benda tajam (keduanya dapat menyebabkan trauma tajam) atau benda padat yang menusuk kulit lalu menembus lapisan otot misalnya tusukan pisau atau tusukan paku.

Penyebab

  • pisau bermata satu : sudut luka lancip dan tumpul
  • pisau bermata dua : kedua sudut luka lancip

Patofisiologi

  • karena tusukan benda padat (misalnya benda runcing atau benda tajam pada trauma tajam) yang menusuk kulit lalu menembus lapisan otot seperti tusukan pisau atau tusukan paku.

Diagnosis

  • Luka dari luar tampak kecil tapi didalam mungkin rusak berat.
  • Biasanya memiliki kedalaman luka relatif lebih panjang (lebih sempit dan dalam) daripada lebarnya.

Penatalaksanaan

  • tetanus : harus dibersihkan secara seksama pada setiap luka terutama luka tusuk yang dalam karena kotoran atau jaringan mati akan mempermudah pertumbuhan clostridium tetani.

Komplikasi

Referensi

  1. Anonim. 2014. Makalah Patologi Trauma. makalahpatologitrauma.blogspot.com. Akses 14 November 2018.
  2. dr. Wiwid Santiko. 2017. Jenis Luka Forensik (Vulnus) : Klue dan Interpretasi. www.doktermuslim.com. Akses 18 November 2018.
  3. Febrina Calysta Kirei. 2017. Apa yang Dimaksud dengan Jenis Luka (Vulnus) ? www.dictio.id. Akses 7 Desember 2019.

ARTIKEL TERBARU


Imunisasi BCG | Obat Anti Tuberkulosis | TB Paru Anak | Tuberkulosis | Tuberkulosis Paru | Mycobacterium Tuberculosis | Dermatitis Seboroik | Tes Widal | Salmonella Typhi | Demam Tifoid |


ARTIKEL FAVORIT


Misk Thaharah | Karbogliserin | Ekskoriasi | Vulnus Excoriatum | Krusta | Hemeralopi | Makrofag | Secondary Survey | Supurasi | Sistem Retikuloendotelial |


SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

Update 10/10/22