KlinikIndonesia.com : kamus kedokteran
Donasi

Home > Klinik Kedokteran > Kamus Kedokteran > NAPZA > narkoba > heroin

Heroin

Oleh : dr. Asep Subarkah

Sinonim :

Pengertian [Ke Atas]

Heroin adalah opiat sebagai jenis narkotika golongan I dan depresan yang terbuat dari morfin atau kodein.

Fakta [Ke Atas]

  1. efek anti nyeri heroin jauh lebih besar daripada bahan dasarnya
  2. obat sangat keras yang terlarang
  3. umumnya kemasan heroin dalam bentuk butiran atau tepung yang berwarna putih atau cairan dengan rasa pahit dan tidak berbau
  4. putauw

Cara Pemakaian [Ke Atas]

  1. suntikan
  2. dipanaskan lalu diisap uapnya (chassing the dragon)
  3. diendus (snorted)

Efek [Ke Atas]

Efek langsung :
  1. pernapasan, tekanan darah, dan denyut nadi melemah
  2. pupil mata mengecil dan pandangan mata kabur
  3. mulut kering
  4. rasa sakit atau nyeri berkurang atau hilang
  5. mengurangi rasa lapar dan dorongan seksual
  6. menimbulkan rasa senang dan bahagia yang berlebihan
  7. pada dosis tinggi, pengguna merasa hangat, berat dan mengantuk, kadang-kadang juga terjadi mual dan muntah
  8. gejala over dosis biasanya ditandai dengan sesak napas pendek dan tersengal-sengal, kulit lembab, tertawa tidak wajar, koma dan bisa mengakibatkan kematian
Efek jangka panjang :
  1. konstipasi, menstruasi tidak teratur, dorongan seksual menghilang
  2. kerusakan vena, infeksi tetanus, abses (khususnya pemakaian jarum suntik), serta kerusakan hati, paru-paru, jantung dan otak, terutama pada penggunaan heroin yang tidak murni
  3. infeksi hepatitis B dan C serta HIV bagi pengguna suntik bergantian (IDUs)
Gejala putus obat :
  1. kesakitan dan kejang-kejang
  2. menggigil
  3. mual, muntah
  4. diare
  5. kram perut
  6. bola mata mengecil
  7. mengantuk, mata berair
  8. hidung berlendir
  9. berkeringat
  10. kekurangan cairan tubuh
  11. gelisah, panik

A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

Update Edisi 0.1 : 15/12/2015