KlinikIndonesia.com : kamus kedokteran
Home > Klinik Kedokteran > Kamus Kedokteran > penyakit > penyakit infeksi > penyakit infeksi bakteri > difteri

Difteri

Oleh : dr. Asep Subarkah

Sinonim : diphtheria

Pengertian [Ke Atas]

Difteri adalah penyakit infeksi saluran napas sebelah atas dan penyakit infeksi bakteri yang disebabkan corynebacterium diphtheriae.

Fakta [Ke Atas]

  1. angka kematian cukup tinggi terutama pada anak
  2. dapat dicegah melalui pemberian imunisasi DPT
  3. sebagian besar menular melalui udara atau pernapasan (bercak ludah) saat penderita batuk atau bersin dan sebagian kecil melalui kulit dan kelamin
  4. memerlukan perawatan di rumah sakit

Penderita [Ke Atas]

  1. semua umur
  2. terutama anak-anak yang belum dilakukan imunisasi
  3. terutama anak usia dibawah 15 tahun

Jenis [Ke Atas]

  1. difteri hidung : biasanya gejala ringan disertai mimisan
  2. difteri tenggorok dan amandel : biasanya cukup berat
  3. difteri pita suara : biasanya sangat berat dan mematikan
  4. difteri kulit kelamin : biasanya ringan

Diagnosis [Ke Atas]

Beberapa gejala :
  1. penderita terlihat sakit berat
  2. demam mendadak dan tinggi
  3. radang pada tenggorokan, saluran pernapasan dan tonsilla
  4. anoreksia
  5. sakit saat menelan
  6. sesak napas disertai bunyi ngorok yang khas saat pasien menarik napas akibat penyempitan saluran napas (berbeda pada asma bronkiale dimana bunyi ngorok saat pasien mengeluarkan napas yang disertai bunyi mengi)
  7. biasanya tidak disertai batuk dan pilek
Tanda :
  1. bercak putih keabu-abuan di amandel yang sulit dilepaskan dan bila dipaksa dilepaskan maka biasanya akan ada perdarahan setempat
  2. adanya eksotoksin kuman di darah penderita
Bercak putih keabu-abuan tersebut terdiri dari kuman, jaringan fibrin, jaringan sel yang mati dan sel darah putih.

Pemeriksaan penunjang :
  1. tes schic
  2. pemeriksaan mikroskopik : menemukan kuman (diagnosa pasti)

Penatalaksanaan [Ke Atas]

  1. anti difteri serum (ADS) tergantung lokasi penyakit, adanya komplikasi dan lama penyakit
  2. antibiotik dosis tinggi selama 10 hari sebaiknya secara intravena
  3. trakeotomi bila sesak napas untuk mencegah penderita tercekik dan kehabisan napas
  4. kortikosteroid
  5. dianjurkan operasi amandel / tonsil untuk mencegah kambuhnya penyakit

Komplikasi [Ke Atas]

  1. tersumbatnya saluran napas
  2. radang paru
  3. radang jantung
  4. radang ginjal
  5. radang saraf yang menyebabkan kelumpuhan otot tertentu

Pencegahan [Ke Atas]

  1. imunisasi rutin terutama bila terjadi wabah
  2. pakai masker di tempat ramai
  3. cuci tangan dengan sabun sebelum makan

A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

Update Edisi 0.1 : 03/08/2015